Acara Pembaca Maulid Simthuddurrar bersama Habib Salim Hadramaut

beliau merupakan seorang ulama' besar pemimpin dunia, seorang sulthonul 'auliya' dari desa Tarim Hadramaut

Kota Seribu Wali Minal Auliya' Allah

Hadramaut. Daerah Tarim masuk wilayah Negeri Yaman. Kotanya kecil, masyarakatnya hidup sederhana. Tarim merupakan daerah yang berada di lembah, diapit oleh pegunungan warna abu-abu kemerahan, terdiri atas batu dan tanah liat

Kalam Al Habib Umar bin Hafidz Tarim

Tidak akan naik pada derajat yang tinggi kecuali dengan himmah (cita-cita yang kuat).Orang yang selalu mempunyai hubungan dengan Allah, Allah akan memenuhi hatinya dengan rahmat di setiap waktu.

The Smiling Habibe

Habib Anis lahir di Garut Jawa Barat, Indonesia pada tanggal 5 Mei 1928. Ayah beliau adalah Habib Alwi. Sedangkan ibu beliau adalah syarifah Khadijah. Ketika beliau berumur 9 tahun,

KH Ahmad Asrori bin Utsman Al Ishaqi

Kiai Asrori adalah anak KH Utsman. Aktivitas thoriqoh dijalaninya sepeninggal ayahnya yang juga dikenal sebagai mursyid thoriqoh. Thoriqoh yang dipimpin Kiai Asrori tak terkait dengan kekuatan politik mana pun.

Tampilkan postingan dengan label dalil-dalil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dalil-dalil. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Februari 2011

Dalil-dalil Maulid oleh Prof. DR. As Sayyid Muhammad Al Maliki


Banyak dalil yang bisa kita jadikan sebagai dasar diperbolehkannya memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW .
Pertama, peringatan Maulid Nabi SAW adalah ungkapan kegembiraan dan kesenangan dengan beliau. Bahkan orang kafir saja mendapatkan manfaat dengan kegembiraan itu (Ketika Tsuwaibah, budak perempuan Abu Lahab, paman Nabi, menyampaikan berita gembira tentang kelahiran sang Cahaya Alam Semesta itu, Abu Lahab pun memerdekakannya. Sebagai tanda suka cita. Dan karena kegembiraannya, kelak di alam baqa’ siksa atas dirinya diringankan setiap hari Senin tiba. Demikianlah rahmat Allah terhadap siapa pun yang bergembira atas kelahiran Nabi, termasuk juga terhadap orang kafir sekalipun. Maka jika kepada seorang yang kafir pun Allah merahmati, karena kegembiraannya atas kelahiran sang Nabi, bagaimanakah kiranya anugerah Allah bagi umatnya, yang iman selalu ada di hatinya?)
Kedua, beliau sendiri mengagungkan hari kelahirannya dan bersyukur kepada Allah pada hari itu atas nikmatNya yang terbesar kepadanya.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More